Apa Itu Diabetes?

Sepertinya Diabetes semakin popular di masa sekarang ini. Penderita diabetes pun semakin hari semakin meningkat bukan saja di Indonesia tapi di seluruh dunia. Yang paling mengerikan kabarnya diabetes tidak bisa disembuhkan,,apa iya?? Karena banyak berita yang saya dengar bahwa penderita diabetes terbebas dari masalah diabetesnya dengan menggunakan terapi herbal. Tentunya ini menjadi kabar gembira bagi para penderita diabetes.Nah berikut sekedar informasi yang saya ambil dari berbagai sumber mengenai diabetes.Semoga bermanfaat.

1. Apakah sebenarnya Diabetes Melitus atau kencing manis itu ?

Diabetes adalah suatu penyakit dimana tubuh tidak dapat menghasilkan insulin (hormon pengatur gula darah) atau insulin yang dihasilkan tidak mencukupi atau insulin tidak bekerja dengan baik. Oleh karena itu akan menyebabkan gula darah meningkat saat diperiksa.




Penderita diabetes memiliki kadar gula darah yang tinggi. Ini disebabkan karena pankreas tidak dapat memproduksi insulin ataupun otot, lemak dan sel-sel hati tidak merespon insulin secara normal. Ataupun kedua-duanya.Sebuah analogi yang cukup pas menggambarkan hal ini disampaikan oleh Mistra dalam bukunya 3 Jurus Melawan Diabetes Mellitus. Mistra menganalogikan hormon insulin sebagai sopir angkutam umum sebuah kota. Jika para supir angkutan kota mogok massal, orang-orang akan berkumpul ditepi jalan menanti jasa angkutan. Orang-orang (calon penumpang) ini diibaratkan sebagai gula dalam darah. Jika hormoninsulin tidak ada atau sedikit jumlahnya maka gula yang ada dalam drah tidak dapat terangkut sehingga menyebar diseluruh pembuluh darah.
Secara umum, asupan gula dalam darah disimpan dalam hati. Di sini diolah menjadi glikogen. Jika tubuh memerlukan, hati akan mengeluarkan dan mengolah kembali menjadi glukosa. Bagi orang normail, sebanyak apapun konsumsi gula tidak mengganggu organ tubuh.
Namun, tidak demikian bagi diabetesi. Jika buang air kecil, airnya agak kental dan terasa manis. Ini dikarenakan banyaknya gula yang berada dalam darah. Gula tersebut dibersihkan dan dikumpulkan dalam kandung kemih oleh ginjal.

Ada 2 jenis tipe utama dalam Diabetes yaitu:

Diabetes tipe 1

Suatu keadaan dimana tubuh sudah sama sekali tidak dapat memproduksi hormon insulin. Sehingga penderita harus menggunakan suntikan insulin dalam mengatur gula darahnya. Sebagian besar penderitanya adalah anak-anak & remaja.

Diabetes tipe 2

Terjadi karena tubuh tidak memproduksi hormon insulin yang mencukupi atau karena insulin tidak dapat digunakan dengan baik (resistensi insulin). Tipe ini merupakan yang terbanyak diderita saat ini (90% lebih), sering terjadi pada mereka yang berusia lebih dari 40 tahun, gemuk dan mempunyai riwayat diabetes dalam keluarga. Kebanyakan orang tidak menyadari telah menderita dibetes tipe-2, walaupun keadaannya sudah menjadi sangat serius. Diabetess type 2 sudah menjadi umum dialami di dunia maupun di Indonesia, dan angkanya terus bertambah akibat gaya hidup yang tidak sehat, kegemukan dan malas berolahraga.

2.Bagaimana mengetahui apakah kita menderita Diabetes atau tidak ?


Diabetes Tipe-1:

· Rasa haus yang sering
· Sering buang air kecil
· Berat badan yang terus turun, namun selera makan terus tinggi
· Kelelahan
· Mual
· Muntah

Diabetes tipe 2:

· Cepat merasa lapar dan haus
· Sering buang air kecil terutama pada malam hari
· Gampang lelah, sering merasa mengantuk.
· Penglihatan kabur
· Sering kesemutan terutama pada kaki dan tangan
· Kehilangan berat badan dengan cepat tanpa usaha apapun
· Gatal-gatal pada kelamin luar
· Gairah seksual menurun dan cenderung impotensi
· Jika terkena infeksi, sembuhnya lama.


Gejala-gejala di atas sering dijumpai, tapi pada beberapa orang sering tidak dijumpai gejala sama sekali. Untuk memastikannya, diperlukan pemeriksaaan darah di laboratorium.

3.Siapa saja yang dapat menderita Diabetes?

Diabetes dapat terjadi pada semua orang. Tapi bagi mereka yang mempunyai riwayat keluarga Diabetes, lebih besar kemungkinannya untuk menderita Diabetes. Selain riwayat keluarga, faktor resiko lainnya adalah mereka yang mempunyai berat badan berlebih (gemuk), kolesterol tinggi (pola makan yang tidak baik), Hipertensi dan kurang aktifitas fisik. Mereka yang berusia lebih dari 40 tahun disertai dengan kegemukan akan semakin meningkatkan resiko untuk menderita diabetes.

Banyak faktor resiko diabetes, termasuk diantaranya:

· Ayah atau Ibu, saudara laki-laki atau perempuan yang menderita diabetes (faktor keturunan)
· Kegemukan
· Usia diatas 45 tahun
· Gestational diabetes atau melahirkan bayi dengan berat lebih dari 4 Kg
· Tekanan darah tinggi
· Angka Triglycerid (salah satu jenis molekuk lemak) yang tinggi
· Level kolesterol yang tinggi
· Gaya hidup modern yang cenderung banyak mengkonsumsi makanan instan.
· Perokok
· Stress

4.Bagaimana memastikan menderita Diabetes atau tidak ?

Diagnosa Diabetes didapatkan bila ditemukan hasil pemeriksaan sebagai berikut :
· Gula darah puasa lebih besar atau sama dengan 126 mg/dl
· Gula darah sewaktu lebih besar atau sama dengan 200 mg/dl
· Gula darah 2 jam setelah pemberian larutan glukosa 75 gram memberikan hasil lebih besar atau sama dengan 200 mg/dl

Bila seseorang mempunyai gejala khas Diabetes (banyak kencing, banyak minum, banyak makan, berat badan menurun cepat dan badan lemas), maka hasil pemeriksaan sekali saja di atas sudah menentukan orang tersebut menderita diabetes.

Tapi bila gejala khas tidak ada, diperlukan dua kali pemeriksaan di atas untuk memastikan diagnosa Diabetes.

5.Apakah yang dimaksud dengan Pre Diabetes itu ?

Pre Diabetes adalah suatu keadaan dimana gula darah lebih tinggi daripada normal tapi belum cukup tinggi untuk dimasukkan dalam kategori Diabetes.

Mereka yang termasuk dalam kategori Pre Diabetes, beresiko tinggi untuk menderita Diabetes tipe 2 di kemudian hari, kecuali mereka melakukan pola hidup sehat dengan menurunkan berat badan yang berlebih dan aktif berolahraga.

Seseorang dimasukkan dalam kategori Pre Diabetes bila gula darah puasa berkisar antara 100-125 mg/dl. Gula darah 2 jam setelah pemberian larutan glukosa 75 gram (pada tes toleransi glukosa oral) berkisar antara 140-199 mg/dl

6.Apa saja komplikasi Diabetes yang dapat terjadi ?

Inilah salah satu alasan yang penting mengapa pasien perlu mengontrol gula darahnya. Karena dengan kontrol gula darah yang buruk, pasien akan mengalami komplikasi jangka panjang, seperti stroke, penyakit jantung, kebutaan, gagal ginjal, penyakit pada pembuluh darah dan kerusakan syaraf sehingga dapat menyebabkan amputasi pada anggota tubuh dan pada pria dapat terjadi gangguan ereksi.

sumber:kesehatan.kompasiana.com

0 Responses to “Apa Itu Diabetes?”

Poskan Komentar